Pengertian Pemasaran Online
Pemasaran Online
Pemasaran Online:
Pemasaran Online adalah pemasaran secara online yang dilakukan melalui
sistem komputer online interaktif yang menghubungkan pelanggan dengan
penjual secara elektronik
Manfaat Pemasaran Online:
-Bagi Pembeli : -Nyaman
- Akses dan pilihan lebih lengkap
- Interaktif dan lebih cepat
-Memberi banyak akses dan informasi
-Bagi Penjual: - Efektif hubungan dengan konsumen
- Dapat di atur dengan tepat
- Menekan biaya efektif dan Efisien
- Medium Global
Tantangan Pemasaran Online:
- Keterapan dan pembelian konsumen yang terbatas
- Demografis dan psikografis pengusaha menjadi menyimpang
- Kekacauan dan kesemerautan
-Keamanan
-Kepedulian etis
Jenis-jenis saluran pemasaran online yaitu sebagai berikut : a) Layanan Online Komersial
Layanan yang menawarkan informasi dan layanan pemasaran online kepada pelanggan yang membayar biaya bulanan.
b) Internet
Web global jaringan computer yang luas dan berkembang pesat yang tidak mempunyai manajemen dan kepemilikan sentral.
c) Perdagangan Elektronik (e-commerce)
Istilah umum untuk proses membeli dan menjual yang didukung oleh sarana-sarana elektronik. Pasar elektronik adalah ruang pasar (marketspace) bukan tempat pasar (marketplace) dimana penjual menawarkan produk-produk dan jasa mereka secara elektronis, dan pembeli mencari informasi, mengidentifikasi apa yang mereka inginkan, dan memesan dengan menggunakan kartu kredit atau sarana pembayaran elektronik lain.
d) Konsumen Online
orang yang membeli produk atau jasa melalui Internet.
1. Content Marketing
Salah satu tujuan utama para pengguna internet berselancar di dunia maya adalah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Nah, strategi bisnis Content Marketing adalah berupaya menarik calon konsumen dengan cara menyediakan beragam informasi yang dicari konsumen. Informasi tersebut dapat berupa artikel, video, hasil riset, dan sebagainya. Namun, ragam informasi yang disediakan harus relevan dengan jenis bisnis yang dijalankan. Misalnya, toko online obat kecantikan menyediakan tips-tips agar tampil cantik dan menarik.
2. Mobile Marketing
Salah satu strategi pemasaran di dunia maya yang sedang ngetrend adalah Mobile Marketing. Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang mengarah pada calon-calon konsumen yang sering berinternet menggunakan perangkat mobile, seperti handphone dan tablet. Para pebisnis harus mendesain ulang website bisnisnya agar ramah (user frinedly) jika diakses dengan gadget mobile. Menurut data berbagai sumber, saat ini rata-rata jumlah kosumen yang membeli produk lewat ponsel mencapai 30-40%.
3. Continuous Marketing
Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi jalur utama dalam melaksanakan Continuous Marketing. Pemasaran berkelanjutan ini menekankan pada promosi dalam jaringan media sosial. Selain itu, agar sukses para pebisnis juga hendaknya menganalisis berbagai data, misalnya demografi, feedback konsumen, opini, dan lainnya untuk menemukan konsep produk bisnis yang diinginkan konsumen.
4. Integrated Digital Marketing
Integrated digital marketing adalah strategi pemasaran dengan memanfaatkan dan menyatukan segala komponen sumber daya digital yang ada. Hal tersebut sebagai cara untuk memperkuat efektivitas pemasaran. Sinergi antara blog, kampanye brand, media sosial, dan sebagainya harus berkolaborasi secara real time untuk menjangkau konsumen yang bervariatif.
5. Visual Marketing
Kata pepatah, satu gambar bisa mewakili 1000 kata. Visual marketing mengedepankan bagaimana menciptakan objek visual yang dapat mewakili produk yang ditawarkan. Saat ini, visual marketing menjadi semakin mudah dilakukan di dunia maya berkat adanya berbagai situs sharing, seperti youtube, pinterest, instagram, vine dan lainnya. Kreativitas membuat gambar-gambar yang memorable merupakan salah satu prasyarat untuk sukses menjalani strategi pemasaran visual.
6. Personalized Marketing
Personalized Marketing atau juga biasa disebut dengan istilah one to one marketing adalah strategi pemasaran dengan mengedepankan bahwa setiap personal (konsumen) adalah unik, sehingga perlakuan untuk masing-masing konsumen berbeda-beda. Di bisnis e-commerce, personalized marketing dapat kita lihat pada cara kerja sebuah situs toko online yang menampilkan produk-produk yang dijualnya berbeda-beda untuk masing-masing user, baik berdasarkan target lokasi, trek minat dan hobi, umur, gender, dan sebagainya. Dengan cara demikian, maka pemasaran akan lebih tertarget. Namun, untuk melakukan hal itu, tentu ada software khusus yang harus dimiliki oleh toko online. Raja toko online dunia, yakni Amazon telah sukses menerapkan strategi Personalized Marketing.
Kelebihan pemasaran online adalah :
1. Buka 24 jam.
Sebuah toko fisik atau konvensional biasanya hanya buka beberapa jam saja misalkan dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam, di luar jam itu pembeli yang ingin melakukan transaksi tidak bisa terlayani lagi. dengan menggunakan toko online hal itu bisa teratasi. Sebuah toko online mampu menggelar dagangan 24 jam penuh.
2. Easier and faster to find anything.
Proses mencari barang dapat dilakukan secepat kilat dari manampun asal tersedia koneksi internet, dan dapat dilakukan dari mana saja.
3. Proses pembadingan harga dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat tinggal membuka beberapa toko online dibandingkan harus mendatangi toko konvensional satu persatu.
4. Low investment.
Untuk mempunyai toko online biasanya modal yang diperlukan sangatlah jauh daripada kita harus membuka toko konfensional. Hanya perlu domain dan hosting. tanpa perlu menyewa tempat (seperti toko konvensional). Tanpa perlu untuk meng-hire / membayar karyawan. Dan asiknya lagi tanpa harus mempunyai barang yang dijual atau ditawarkan.
Selain kelebihan, berikut ada kelemahan yang bisa jadikan acuan untuk mengembangkan bisnis Anda.
Kekurangan pemasaran online adalah :
1. Unable cash and carry.
Barang yang dibeli melalui toko online biasanya tidak langsung sampai ke tangan si pelanggan karena harus menunggu beberapa jam atau beberapa hari tergantung letak toko online tersebut karena adanya proses pengiriman. Si pembeli juga cendrung merasa was was jika melakukan proses pembayaran terlebih dahulu dan juga kadang dibebani ongkos kirim.
2. Informasi tentang produk hanya berupa teks dan gambar.
Toko online biasannya hanya memasang text (penjelasan) dan gambar saja atau kadang juga berupa animasi. Hal ini juga menjadi kekurangan toko online karena di toko konfensional kita bisa memperhatikan detail daripada produk yang dijual secara detail.
3. Hanya menjangkau kalangan yang tahu internet.
4. Bagi sebagian orang, biaya internet mahal.
5. Tingkat keterbacaan cuma 50%, selebihnya diabaikan.
Jenis-jenis saluran pemasaran online yaitu sebagai berikut : a) Layanan Online Komersial
Layanan yang menawarkan informasi dan layanan pemasaran online kepada pelanggan yang membayar biaya bulanan.
b) Internet
Web global jaringan computer yang luas dan berkembang pesat yang tidak mempunyai manajemen dan kepemilikan sentral.
c) Perdagangan Elektronik (e-commerce)
Istilah umum untuk proses membeli dan menjual yang didukung oleh sarana-sarana elektronik. Pasar elektronik adalah ruang pasar (marketspace) bukan tempat pasar (marketplace) dimana penjual menawarkan produk-produk dan jasa mereka secara elektronis, dan pembeli mencari informasi, mengidentifikasi apa yang mereka inginkan, dan memesan dengan menggunakan kartu kredit atau sarana pembayaran elektronik lain.
d) Konsumen Online
orang yang membeli produk atau jasa melalui Internet.
5 Strategi Pemasaran Terbaru di Bisnis Online
Aktivitas online menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan bagi sebagian besar masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Melihat kondisi itu, para pebisnis mau tak mau harus mengikuti jejak gaya hidup masyarakat modern, agar pangsa pasar yang mereka kuasai tetap bertahan, atau bahkan bertambah. Saat ini, dalam pemasaran di dunia maya, setidaknya ada enam jenis strategi marketing yang banyak dilakukan oleh para pebisnis untuk meraih konsumen, yaitu:1. Content Marketing
Salah satu tujuan utama para pengguna internet berselancar di dunia maya adalah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Nah, strategi bisnis Content Marketing adalah berupaya menarik calon konsumen dengan cara menyediakan beragam informasi yang dicari konsumen. Informasi tersebut dapat berupa artikel, video, hasil riset, dan sebagainya. Namun, ragam informasi yang disediakan harus relevan dengan jenis bisnis yang dijalankan. Misalnya, toko online obat kecantikan menyediakan tips-tips agar tampil cantik dan menarik.
2. Mobile Marketing
Salah satu strategi pemasaran di dunia maya yang sedang ngetrend adalah Mobile Marketing. Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang mengarah pada calon-calon konsumen yang sering berinternet menggunakan perangkat mobile, seperti handphone dan tablet. Para pebisnis harus mendesain ulang website bisnisnya agar ramah (user frinedly) jika diakses dengan gadget mobile. Menurut data berbagai sumber, saat ini rata-rata jumlah kosumen yang membeli produk lewat ponsel mencapai 30-40%.
3. Continuous Marketing
Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi jalur utama dalam melaksanakan Continuous Marketing. Pemasaran berkelanjutan ini menekankan pada promosi dalam jaringan media sosial. Selain itu, agar sukses para pebisnis juga hendaknya menganalisis berbagai data, misalnya demografi, feedback konsumen, opini, dan lainnya untuk menemukan konsep produk bisnis yang diinginkan konsumen.
4. Integrated Digital Marketing
Integrated digital marketing adalah strategi pemasaran dengan memanfaatkan dan menyatukan segala komponen sumber daya digital yang ada. Hal tersebut sebagai cara untuk memperkuat efektivitas pemasaran. Sinergi antara blog, kampanye brand, media sosial, dan sebagainya harus berkolaborasi secara real time untuk menjangkau konsumen yang bervariatif.
5. Visual Marketing
Kata pepatah, satu gambar bisa mewakili 1000 kata. Visual marketing mengedepankan bagaimana menciptakan objek visual yang dapat mewakili produk yang ditawarkan. Saat ini, visual marketing menjadi semakin mudah dilakukan di dunia maya berkat adanya berbagai situs sharing, seperti youtube, pinterest, instagram, vine dan lainnya. Kreativitas membuat gambar-gambar yang memorable merupakan salah satu prasyarat untuk sukses menjalani strategi pemasaran visual.
6. Personalized Marketing
Personalized Marketing atau juga biasa disebut dengan istilah one to one marketing adalah strategi pemasaran dengan mengedepankan bahwa setiap personal (konsumen) adalah unik, sehingga perlakuan untuk masing-masing konsumen berbeda-beda. Di bisnis e-commerce, personalized marketing dapat kita lihat pada cara kerja sebuah situs toko online yang menampilkan produk-produk yang dijualnya berbeda-beda untuk masing-masing user, baik berdasarkan target lokasi, trek minat dan hobi, umur, gender, dan sebagainya. Dengan cara demikian, maka pemasaran akan lebih tertarget. Namun, untuk melakukan hal itu, tentu ada software khusus yang harus dimiliki oleh toko online. Raja toko online dunia, yakni Amazon telah sukses menerapkan strategi Personalized Marketing.
Kelebihan dan Kekurangan Pemasaran Onlineemasaran online mempunyai keunggulan dan kelemahan yang tentu harus disiasati.
Pemasaran online memang akan meningkatkan penjualan produk Anda. tetapi Anda juga perlu waspada pada kekurangannya. Kekurangan-kekurangan ini akan membuat usaha Anda menjadi tidak berkembang. Untuk itulah Anda harus berusaha untuk memperkecil kelemahan tersebut dan menonjolkan sisi manfaat dan positifnya. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda jadikan acuan.Kelebihan pemasaran online adalah :
1. Buka 24 jam.
Sebuah toko fisik atau konvensional biasanya hanya buka beberapa jam saja misalkan dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam, di luar jam itu pembeli yang ingin melakukan transaksi tidak bisa terlayani lagi. dengan menggunakan toko online hal itu bisa teratasi. Sebuah toko online mampu menggelar dagangan 24 jam penuh.
2. Easier and faster to find anything.
Proses mencari barang dapat dilakukan secepat kilat dari manampun asal tersedia koneksi internet, dan dapat dilakukan dari mana saja.
3. Proses pembadingan harga dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat tinggal membuka beberapa toko online dibandingkan harus mendatangi toko konvensional satu persatu.
4. Low investment.
Untuk mempunyai toko online biasanya modal yang diperlukan sangatlah jauh daripada kita harus membuka toko konfensional. Hanya perlu domain dan hosting. tanpa perlu menyewa tempat (seperti toko konvensional). Tanpa perlu untuk meng-hire / membayar karyawan. Dan asiknya lagi tanpa harus mempunyai barang yang dijual atau ditawarkan.
Selain kelebihan, berikut ada kelemahan yang bisa jadikan acuan untuk mengembangkan bisnis Anda.
Kekurangan pemasaran online adalah :
1. Unable cash and carry.
Barang yang dibeli melalui toko online biasanya tidak langsung sampai ke tangan si pelanggan karena harus menunggu beberapa jam atau beberapa hari tergantung letak toko online tersebut karena adanya proses pengiriman. Si pembeli juga cendrung merasa was was jika melakukan proses pembayaran terlebih dahulu dan juga kadang dibebani ongkos kirim.
2. Informasi tentang produk hanya berupa teks dan gambar.
Toko online biasannya hanya memasang text (penjelasan) dan gambar saja atau kadang juga berupa animasi. Hal ini juga menjadi kekurangan toko online karena di toko konfensional kita bisa memperhatikan detail daripada produk yang dijual secara detail.
3. Hanya menjangkau kalangan yang tahu internet.
4. Bagi sebagian orang, biaya internet mahal.
5. Tingkat keterbacaan cuma 50%, selebihnya diabaikan.
